6 Mahasiswa Prodi PSP Lolos Seleksi Program PMM dan PKM

Foto: Pimpinan ISI Denpasar bersama Mahasiswa Prodi PSP dalam suatu pergelaran seni.

INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali) kian memantapkan diri sebagai perguruan tinggi bereputasi melalui capain sivitas akademikanya. Teranyar, enam mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP), Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali) berhasil lolos seleksi Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dan Program Kampus Mengajar (PKM). Mereka, yakni I Nyoman Bagus Kawiantara Jayastha (NIM 202109021) dan Ni Wayan Meira Candra Wati (NIM 202109013) lolos dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 Tahun 2024 di Universitas Negeri Semarang. Augustrelia Virdiana (NIM 202109027), Ni Made Dita Maylia Aryanti (NIM 202109005), I Made Adi Widnyana (NIM 202109031), dan I Made Depyo (NIM 202109004) lolos mengikuti Program Kampus Mengajar Angkatan 7 Tahun 2024.

PMM dan PKM merupakan program unggulan Direktorat Jenderal Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kemendikbudristek. PMM adalah program mobilitas mahasiswa selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menggunakan hak belajar di luar program studi dan di luar perguruan tinggi asal.

Semenatara itu, PKM adalah bagian kegiatan pembelajaran dan pengajaran di satuan pendidikan dasar dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai upaya untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas dengan menjadi mitra guru dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan dasar dan menengah di sekolah penugasan.

Koordinator Prodi PSP ISI Denpasar, Dr. I Wayan Budiarsa, S.Sn., M.Si mengungkapkan kebanggaan atas terpilihnya mahasiswa PSP dalam Program PMM dan PKM. Mahasiswa yang seluruhnya semester 5 ini dinyatakan lolos melalui akun pendaftar masing-masing di laman kampusmerdeka.kemdikbud.go.id. Melalui program-program ini mahasiswa akan memperoleh nilai hasil pengakuan kredit mata kuliah hingga kurang lebih 20 SKS. Selain itu, mahasiswa akan mendapatkan e-sertifikat nasional dari Dirjen Diktiristek, Kemendikbudristek.

Dr. Budiarsa menambahkan, terdapat peningkatan jumlah mahasiswa yang lolos Program PMM dan PKM jika dibandingkan pada periode sebelumnya. Tahun 2023 hanya 2 mahasiswa yang berhasil terpilih pada program-program tersebut. “Hal ini mencerminkan antusiasme mahasiswa Prodi PSP dalam meningkatkan prestasi akademis serta kualitas partisipasi dalam program-program bereputasi”, ungkap Dr. Budiarsa. (ISIDps/Humas)

Pengumuman

Loading...