Mahasiswa semester VI jurusan Pendidikan Sendratasik Fakultas Seni Pertunjukkan (FSP) ISI Denpasar menyelenggarakan Lomba Drama, Tari, dan Musik dalam rangka praktek mata kuliah Tata Kelola Pertunjukan dan Manajemen Seni, di kampus setempat, 19-20 Juli 2018

Mahasiswa semester VI jurusan Pendidikan Sendratasik Fakultas Seni Pertunjukkan (FSP) ISI Denpasar menyelenggarakan Lomba Drama, Tari, dan Musik dalam rangka praktek mata kuliah Tata Kelola Pertunjukan dan Manajemen Seni, di kampus setempat, 19-20 Juli 2018

DENPASAR,

Lomba yang digelar ini sekaligus menjadi rangkaian kegiatan Dies Natalis ISI Denpasar tahun 2018. Ketua Jurusan Pendidikan Sendratasik FSP ISI Denpasar, Drs Rinto Widyarto MSi, mengatakan, selama ini mahasiswa semester VI telah diberikan teori tentang tata kelola pertunjukan dan manajemen seni. Teori ini akan kurang lengkap bila tidak diimbangi dengan praktek langsung. Karena itu, jurusan sendiri membebaskan mahasiswa untuk membuat kegiatan pertunjukan. Kebetulan yang dipilih adalah lomba drama, tari, dan musik.

“Kegiatan yang dipilih lomba. Mereka (mahasiswa, red) melanjutkan ide kakak kelas yang mengadakan lomba drama, tari dan musik. Sehingga ini adalah pelaksanaan tahun ketiga. Dari lomba ini, kita ingin melihat tata kelola yang dilakukan mahasiswa, mulai dari bagaimana mereka membentuk kepanitiaan, mengatur secara teknis, pembagian tugas, dan menggali dana,” ujarnya di temui di sela lomba, Jumat (20/7) kemarin.

Tidak hanya itu, tata kelola seni juga menyangkut bagaimana etika menghadapi undangan apalagi orang penting. Yang ditekankan tidak saja teknis pelaksanaan, namun juga administrasi dan etika. Melalui tata kelola seni pula, ditekankan kerjasama, koordinasi, dan semangat bersama, karena panitia sebanyak 49 orang yang terbentuk ini merupakan gabungan dari dua kelas. “Tata kelola juga menyangkut etika, sopan santun saat menghadap Pak Rektor, untuk mohon dosen menjadi juri, menghadap orang-orang penting, dan etika saat menggali dana,” kata Rinto.

Ketua panitia lomba, Putu Cory Arsa Tama, mengatakan, untuk lomba drama dipilih lomba teater yang diikuti tiga kelompok. Sedangkan musik dengan lomba pop solo yang diikuti oleh 8 orang, serta lomba tari berupa Jauk Manis berpasangan dengan Makendang Tunggal sebanyak 15 pasang. Pihaknya mengaku, persiapan sudah dilakukan sejak April 2018 lalu.

“Ini lomba untuk yang bisa diikuti se-Bali. Tapi yang dominan memang dari Denpasar, Gianyar, dan Badung. Dominan pesertanya anak SMP SMA. Kami perencanaan dari bulan April, penerimaan peserta 1 Juni sampai 10 Juli, sedangkan penggalian dana lewat sponsorsip, jual baju dan bazzar,” ungkapnya.

Untuk lomba menyanyi Pop Solo dan lomba Jauk Manis akan memperebutkan juara I, II, dan III. Khusus pemenang lomba Jauk Manis, juga berkesempatan memperebutkan piala bergilir Rektor ISI Denpasar. Sementara untuk peserta lomba teater akan memperebutkan 5 predikat yaitu penyaji terbaik, aktor terbaik, aktris terbaik, artistik terbaik, dan juara terfavorit

Comments are closed.