ISI Denpasar Gelar Seminar Nasional Seni Pertunjukan

ISI Denpasar Gelar Seminar Nasional Seni Pertunjukan

Bali Post, 20 Oktober 2016

Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar seminar nasional “Seni Pertunjukan Unggul Berbasis Kearifan Lokal  Berwawasan Universal”. Seminar ini bertujuan menghasilkan konsep, metode, model, maupun karya baru dalam rangka memperluas wawasan dan pengetahuan.

Sebanyak 145 dosen di lingkungan ISI Denpasar serta perguruan tinggi lainnya mengikuti seminar seni pertunjukan yang diselenggarakan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar. Seminar menghardirkan lima narasumber, yakni Pande Made Sukerta dari ISI Surakarta, Negah Bawa Atmaja dari Undiksha Singaraja, Nyoman Sedana dari ISI Denpasar, dan Martinus Miroto serta Chairul Slamet dari ISI Yogyakarta.

Seminar yang digelar di Gedung Citta Kelangen ini mengangkat tema seni pertunjukan unggul berbasis kearifan lokal berwawasan universal. Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar, Wayan Suharta menyatakan seminar yang dilaksanakan mewadahi dosen untuk mengembangkan wawasannya dalajm melakukan penelitian. Ke depannya diharapkan para dosen lebih meningkatkan hasil kajian dan ciptaan seni pertunjukan sebagai sumber pengembangan ilmu seni dan publikasi karya seni dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi budaya.

Wakil Rektor I ISI Denpasar Nyoman Artayasa berharap melalui seminar ini para dosen diharapkan mampu mengkaji karya seni secara ilmiah. Seminar ini diharapkan membantu upaya meningkatkan kualitas dosen dalam mengembangkan kemampuannya di bidang seni.

Seminar nasional juga menghadirkan 16 pemakalah yang berasal dari dosen-dosen di lingkungan ISI Denpasar serta Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar.

Comments are closed.